“Bukan Karena Mereka Kuat, Tapi Kita Yang Tak Saling Erat”

P1290387edit

Membangun Ukhuwah Islamiyah bukan semata soal kesamaan visi dan misi. Tapi juga terkait kesamaan hati. Maka, Ramadhan merupakan momen tepat dalam upaya menyinergikan kembali ukhuwah. Demikian nasehat Anggota Dewan Kehormatan ICMI Pusat, Prof. Dr. K.H., Didin Hafiduddin, M.Sc, dalam Silaturahim, Buka Puasa Bersama dan Tarawih Keliling (SITARLING) ICMI di Kediaman Ketua Presidium ICMI, Dr. Sugiharto, SE, MBA, Jakarta (22/6/15).

Perilaku Pengundang Rahmat Allah

“Sinergi dan Ukhuwah Islamiyah akan langgeng manakala ada kesamaan hati. Bukan semata kesamaan visi dan misi yang bisa dibangun dan musyawarahkan.  Mempersatukan hati yang tidak mudah. Maka, ketika kita berpuasa, suasana hati ini berbeda. Ada kedamaian, keinginan untuk bersilaturahim, bertegursapa, bersinergi, berbagi satu satalain karena suasan batin terjadi suasana ibadah. Ini yang harus kita bangun bersama,” imbuh Ketua BAZNAS.

Disampaikan lebih lanjut, sekuat-kuatnya satu organisasi, ia tidak akan bisa menyelesaikan masalah jika enggan berjamaah, bersinergi satu sama lain.

“Sehebat-hebatnya suatu lembaga, sebuah institusi, tidak akan bisa menyelesaikan masalah kalau ia tidak bersedia melakukan sinergi, ta’awun, dan koordinasi. Seberat apapun dan sesulit apapun masalah yang dihadapi, andai ditangani secara berjamaah, saya yakin bisa diatasi dengan sebaik-baiknya. Seringan apapun masalah yang dihadapi, kalau kita senang bekerja sendiri, saya yakin tidak akan maksimal hasilnya,” paparnya.

Karena jika perilaku tolongmenolong -salahsatu dari beberapa karakter yang mengundang pertolongan Allah- dilakukan, Allah Swt akan menurunkan rahmat pertolongan dan solusi bagi tiap persoalan yang dihadapi, ketika sesama orang beriman, baik laki-laki maupun perempuan saling bersinergi, tolong menolong. Tidak senang menjadi single fighter, pemain tunggal. Tapi senang bekerjasama membangun ukhuwah Islamiyah yang dijadikan sebuah kebutuhan. Karena Ukhuwah Islamiyah  merupakan kekuatan yang harus terus menerus kita upayakan.

P1290359

Janji tersebut termaktub dalam firman Allah di surah At Taubah ayat 71: Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma`ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka ta`at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kenapa sinergi, ta’awun,menjadi persyaratan yang pertama? Prof Didin mengungkapkan, orang-orang kafir pun bersinergi. Sebagaimana dalam Al Qur’an disebutkan, mereka juga bersinergi dan berkoordinasi satu dengan yang lain. Walau di antara mereka ada perbedaan-perbedaan, bahkan perbedaan keyakinan, tapi ketika menghadapi umat Islam, mereka bersinergi, berkolaborasi satu sama lain.

Ini secara tegas dikemukakan dalam Al Anfal ayat 73. Dan orang-orang yang kafir, sebagian mereka melindungi sebagian yang lain. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah (saling melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan di bumi dan kerusakan yang besar.

P1290406

“Saya kuatir kalau kita tidak terus menerus berupaya dengan kekuatan full bersinergi, berta ‘awun, berkolaborasi, menyatukan hati, yang terjadi fitnah, musibah yang besar. Jadi sesungguhnya musibah dan fitnah yang besar terjadi bukan karena musuh yang kuat, tapi karena kita tidak berwala’ satu dengan yang lain. Bahkan lebih senang menggunting dalam lipatan, memfitnah satu dengan yang lain. Organisasi kita sudah kepalang banyak. Ini khazanah milik umat Islam. Tapi yang perlu dibangun adalah silaturahim, bertukarpikiran, berwala’, berkolaborasi, menyatukan hati,” pungkasnya.

Dalam rangka mempererat silaturahim di bulan suci Ramadhan 1436 H, Majelis Pengurus Pusat ICMI mengadakan acara Berbuka Puasa Bersama di kediaman tokoh-tokoh ICMI dilanjutkan dengan Silaturrahim Tarawih Keliling (Sitarling). Acara tersebut merupakan tradisi yang dilakukan ICMI pada bulan Ramadhan dengan maksud untuk meningkatkan ukhuwah sesama pengurus, anggota dan masyarakat. Dalam agenda perdana buka puasa bersama ICMI ini juga diisi santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, bersama Ketua Presidium ICMI, Ketua BAZNAS, dan Ustadz Yusuf Mansyur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s